Hukum KriminalPeristiwa

Ditutupi Jaket, Dosen Penyebar Ujaran Kebencian Ini Digiring ke Polda Jabar

BANDUNG, BEDAnews,-Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, polisi menetapkan IAS (49) pria pembuat video provokasi adu domba TNI-Polri sebagai tersangka. Penanganan kasus ini kemudian dilimpahkan ke Polda Jawa Barat ( Jabar), Senin (13/5) malam.

Tim gabungan dari Reskrim Polres Cirebon bersama Resmob Ditkrimum Polda Jabar berulang kali keluar masuk ruang penyidikan.

Salah satu tim gabungan keluar dari ruangan sambil membawa kardus yang berisi beberapa dokumen.

Mereka juga mengeluarkan tas besar yang berisi perlengkapan pakaian IAS dan dimasukkan ke dalam mobil.

IAS keluar dari ruang pemeriksaan dengan ditutupi jaket.

Tim Resmob Ditkrimum Polda Jawa Barat langsung memasukkan IAS ke dalam minibus. Sekitar pukul 20.00 WIB, mereka berangkat dari Polres Cirebon menuju Polda Jabar.

Kasat Reskrim Polres Cirebon AKP Kartono Gumelar menyampaikan, proses penanganan kasus IAS dilimpahkan ke Polda Jawa Barat karena masuk dalam kasus lex specialis.

Proses pengembangan berikutnya juga akan dilakukan tim Polda Jabar.

“Satreskrim Polres Cirebon dalam penangan kasus ujaran kebencian dan provokasi ini selanjutnya kerjasama dengan tim siber dari Polda Jabar, dan penanganan dilimpahkan ke Polda Jabar. Ini akan dikembangkan lex spesialis,” kata Kartono Gumelar kepada sejumlah wartawan.

Ia menyebut, proses pemberkasan sejak awal penangkapan hingga pemeriksaan, sudah lengkap.

Pihaknya juga sudah melimpahkan sekaligus serah terima perkara sudah dilakukan.

Dalam proses pemeriksaan, tim penyidik memberikan sekitar 30 pertanyaan dalam waktu sekitar empat jam. Polisi juga memeriksa sebanyak lima orang sebagai saksi dalam kasus tersebut. [mae]

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close