Hukum Kriminal

Dibekuk Polisi, Pria Pembuat Video Adu Domba TNI Polri Ternyata Pemilik Ponpes di Cirebon

BANDUNG, BEDAnews,- Jajaran Polres Cirebon dan Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jabar menangkap pria berinisial Iwan Adi Sucipto/IAS (49) di rumahnya di Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin dini hari (13/5).

Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto mengatakan, tim gabungan langsung menangkap IAS yang sedang berada di rumah tanpa perlawanan.

“Sekira pukul 01.30 WIB anggota kami bersama tim Resmob Ditreskrimum Polda Jabar telah menangkap seseorang yang telah membuat video dan memviralkan yang bermuatan ujaran kebencian dan provokatif,” kata Suhermanto kepada wartawan.

Pelaku kemudian bersama kerabat dan kuasa hukumnya dibawa ke Mapolres Cirebon.

Menurut Suhermanto, pihaknya mendalami motivasi IAS membuat dan menyebarkan video yang cenderung mengadu domba TNI dan Polri.

“Tentu saja kami akan melakukan pemeriksan secara intensif, motivasi dan tujuan dari pembuatan video tersebut,” kata Suhermanto.

Video berdurasi 01.57 detik yang berisi rekaman IAS tersebar luas di media sosial.Video tersebut diposting ulang sejumlah warganet dan menjadi viral.

Berdasarkan data yang didapat polisi, IAS mengunggah video provokatif itu pada Minggu (12/5). Tak menunggu waktu lama, tim langsung bergerak dan menangkap pelaku.

Suhermanto menilai, konten video tersebut sangat berbahaya lantaran provokatif dan hendak mengadu domba TNI dan Polri.

Selain konten video provokatif, lanjut Suhermanto, pelaku juga diduga menyebarkan berita bohong bahwa pada 22 Mei mendatang adalah hari ulang tahun PKI.

Padahal, 22 Mei adalah pengumuman hasil Pilpres 2019 oleh KPU.

Informasi yang dihimpun, IAS bukan orang sembarangan adalah pimpinan salah satu pondok pesantren di Cirebon dan memiliki majelis taklim.

Dia juga dosen di sejumlah perguruan tinggi di Cirebon. [mae]

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close