TNI-POLRI

Kapolda Jabar Perintahkan Anggota Antisipasi Tindak Anarkis

Bandung, BEDAnews,-

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto memerintahkan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Mantap Brata Lodaya 2019 untuk waspada dan mengantisipasi terhadap pihak-pihak yang akan membuat kekacauan, kerusuhan, dan tindakan anarkistis.

Pernyataan itu disampaikan Kapolda saat memimpin memimpin apel pergeseran pasukan personel satuan tugas (satgas) Operasi Mantap Brata Lodaya 2018 dan Personel Pam TPS BKO Polres Jajaran Polda Jabar di halaman Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Minggu (14/4).

"Tingkatkan sinergitas, soliditas TNI-Polri dan seluruh komponen masyarakat, sehingga terwujud kerja sama dan koordinasi baik dalam melaksanakan pengamanan tempat pemungutan suara. Antisipasi dan selalu menjaga kewaspadaan terhadap pihak-pihak yang akan membuat kekacauan, kerusuhan, dan tindakan anarkis," kata Agung.

Personel BKO Pam TPS, ujar Kapolda, akan bergeser ke Polsek-Polsek dan TPS yang sudah di ploting sesuai arahan Kapolres. Polda Jabar menggeser pasukan ke wilayah-wilayah satu hari lebih awal.

"Pertimbangannya agar para personel Polri petugas pengamanan TPS dan satuan penugasan lainnya cepat untuk menyesuaikan diri dan berkoordinasi dengan petugas TPS dan stakeholder setempat," ujar Kapolda.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Polda Jawa Barat mengerahkan 678 personel untuk mem-back up pengamanan 116.626 TPS dan 2.182 personel yang dilibatkan dalam Satgas Operasi Mantap Brata Lodaya Pemilu 2018.

Polda Jabar membentuk enam satgas, yaitu Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Kamselticbar, Satgas Tindak, Satgas Gakkum dan Satgas Bantuan.

"Mereka bertugas di masing-masing polres. Operasi ini berlangsung selama 4 hari mulai 15 hingga 18 April 2019," tandasnya. [mae]

Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close