Ragam

Film Pohon Terkenal Ceritakan Kehidupan di Akademi Kepolisian

Bandung, BEDAnews.

Kapolda Jawa Barat Irjen Polisi Agung Budi Maryoto menyambut baik film produksi Divisi Humas Polri bertajuk "Pohon Terkenal".

Film yang dibintangi oleh Umay Shahab, Lara Theux dan Johanes Solossa ini menceritakan tentang proses pendidikan untuk menjadi Perwira Polri di Akademi Kepolisian dan film produksi perdana Divisi Humas Polri yang baru saja dirilis di bioskop, Kamis(21/3).

"Film ini dibuat bertujuan untuk  memberitahukan kepada masyarat bahwa siapa saja dapat menjadi seorang anggota Polri.

 Pesan khusus dari film ini adalah mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa kehidupan Taruna AKPOL pada saat pendidikan, mencerminkan kehidupan yang bertanggung jawab, disiplin serta mempunyai semangat dalam meraih cita – cita," kata Kapolda Jabar usai nonton bareng film Pohon Terkenal bersama Pejabat Utama Polda Jabar dan jajaran, generasi milenial serta awak media di XXI Cihampelas Walk Bandung, Kamis(21/3) malam.

Sementara Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan kegiatan nobar ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kekompakan Keluarga Besar Polda Jabar.

"Harapannya film ini dapat memberikan motivasi kepada masyarakat Jawa Barat khususnya kaum millenial untuk mengabdikan diri terhadap negara dengan menjadi anggota Polri," tandasnya.

Film Pohon Terkenal dibuat oleh produser Sumarsono bersama sutradara Monty Tiwa dan Annisa Meutia. Monty dan Annisa juga menulis naskahnya bersama Lina Nurmalina.

Menurut sinopsis resmi, film ini mengambil latar Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, tempat perwira polisi dididik sejak muda. Kisahnya berpusat pada tiga orang taruna baru bernama Bara Maulana (Umay Shahab), Ayu Sekarwati (Laura Theux), dan Johanes Solossa (Raim Laode). Mereka harus mengucapkan selamat tinggal kepada kehidupan remaja normal karena masa depan mereka tidak lagi menjadi milik sendiri.

Pohon Terkenal sendiri adalah sebutan bagi taruna pria dan wanita yang gemar membuat masalah. Tampak bahwa Bara, Maulana, dan Ayu adalah tiga "pohon terkenal" itu. Selain dinamika pendidikan taruna dan persahabatan mereka, trailer juga memotret relasi khusus antara Bara dengan Ayu.

Trailer filmnya telah dirilis sejak Februari lalu. Tampak bagaimana Bara, yang menganggur setelah lulus SMA, akhirnya bersedia masuk Akpol atas desakan sang ibu. Menurut ibunya, "Akpol itu gratis."

Potongan dialog yang merujuk ke kondisi ekonomi keluarga Bara itu disambung dengan pidato instruktur ketika Bara sudah masuk Akpol. "Taruna, susah, senang, merasakan bersama. Tidak ada, Kau anak siapa atau Berapa banyak duitmu. Kalian di sini sama!" [mae]

 

Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close