Peristiwa

Masyarakat Cinta Masjid Bakal Tebarkan Kedamaian

Bandung, BEDAnews

Ketua Masyarakat Cinta Masjid (MCM) Jawa Barat Budi Hermansyah menegaskan agar masjid tidak digunakan sebagai tempat untuk mengajak melakukan permusuhan maupun menyebar informasi bohong atau hoaks.

Menurut Budi, masjid harus menjadi sarana menyebarkan cinta dan kedamaian di masyarakat.

"Masjid harus mampu membuat suasana teduh, jadi pusat penyebar cinta. Jangan dipolitisasi apalagi menjadi tempat penyebar hoaks dan menghujat orang lain," kata Budi usai bersilaturahmi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Asy-syifa RW 01 Kelurahan Kebon Kangkung, Kecamatan Kiaracondong, Jumat(8/3).

Budi menyampaikan pihaknya bakal secara rutin mendatangi masjid ke masjid untuk menyampaikan salam kebaikan. Hari ini, kata dia, MCM Jawa Barat melakukan silaturahmi di 8 DKM Masjid yakni Kecamatan Kiaracondong, Astana Anyar, Ujungberung, Arcamanik, Bojongloa Kidul, Cibeunying Kidul dan Batununggal.

Ia berharap agar masjid tidak dijadikan ajang penyebaran buletin atau selebaran yang isinya menebarkan kebencian.

"Masjid ini diharapkan dapat menjadi syiar Islam. Dengan begitu, bagi jemaah yang belum terpanggil, bisa datang ke masjid. Semakin lama jemaahnya banyak dan membawa kebaikan bagi bersama," imbuhnya.

Budi yang didampingi pengurus MCM, Syaeful dan Ridwan mengungkapkan semua masjid harus digunakan untuk kegiatan positif. Ia menegaskan, MCM akan terus mensyiarkan dakwah dengan cinta ke seluruh Jawa Barat.

Ia juga mengaku prihatin ketika agama disalahgunakan untuk proses atau kegiatan yang tidak sejuk bagi umat padahal Nabi Muhammad SAW menyampaikan ajaran positif.

Padahal, imbuhnya, ujung tombak untuk pembelajaran agar masjid menjadi tempat sesuai ajaran Islam yang ahmatan lil alamin bagi umat Islam saling mencintai dan menyayangi
 
"Atas dasar itu, MCM akan terus hadir sebagai perekat umat dan memakmurkan lingkungan masjid," pungkasnya.

Sementara Ketua DKM Masjid Asy Syifa H. Syahbidin mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi MCM Jabar yang baru pertama kali dilakukan. Ia tak menampik, pernah ada orang yang mencoba menyebarkan buletin atau selebaran kepada masyarakat melalui masjid.

"Iya memang pernah ada selebaran seperti itu, tapi tidak diberikan ke masyarakat

 karena khawatir mengganggu ketenangan di masyarakat. Masjid itu merupakan tempat persatuan bukan perpecahan," tandasnya. [mae]
 

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close