Politik

Hasto Dorong Perkembangan Industri Kopi

Bandung, BEDAnews.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan rombongan Safari Kebangsaan VIII menyambangi kedai kopi Sinopsis Creative Space di Jalan Pelajar Pejuang 45 Bandung, Jumat(22/2).

Di kedai kopi yang berdiri sejak tahun 2018 ini, Hasto melakukan perbincangan hangat dengan para pegiat kopi dan generasi milenial pecinta kopi di Kota Bandung.

"Saya adalah seorang penikmat kopi. Dulu saya minum kopi pakai gula. Sekarang sudah tidak lagi. Karena jadi politikus itu kadang-kadang hidupnya pahit," kata Hasto.

Hasto mengatakan Bandung sebagai pusat kreativitas apapun terlihat baik. Sense of creativity, inovasi yang ada, membuat segala sesuatu yang ada di Bandung menjadi indah.

Ia mengatakan, Bandung khususnya dan Jawa Barat umumnya, telah banyak melahirkan kreativitas, pejuang, maupun para tokoh.

Bahkan, lanjut Hasto, Bung Karno juga dulu belajar soal nasionalisme, patriotisme, mencintai alam, bertemu Marhaen di Bandung.

"Hingga akhirnya dirumuskan dalam Pancasila," ujarnya.

Sementara seorang pecinta kopi Fery menuturkan saat ini kedai kopi sudah sangat menjamur di Kota Bandung.

"Kalau secara angka memang agak sulit dihitung, tapi kata teman-teman sinopis ada sekitar 500 kedai kopi di Bandung," ujar pria yang akrab disapa Kang Fey ini.

Menurutnya, dari warung kopi beragam kreasi, kreativitas, ide bisa dikelola menjadi pergerakan positif.

Berangkat dari pergerakan kopi, ada suatu yang menarik yang dimulai dari budidaya sampai bagaimana bisa diminum. Kang Fey juga mengungkap bahwa siklus kopi ini sangat memberikan kontribusi positif bagi manusia.

"Lingkarannya manusia selamatkan kopi, kopi selamatkan hutan, dan hutan kembali menyelamatkan manusia. Satu pohon menyuplai oksigen untuk 10 orang," ungkap Kang Fey.

Ia menjelaskan kopi tidak produktif kalau kebun atau hutan tempatnya tumbuh menyerap lebih dari 40 persen matahari.

"Kalau kami menyebutnya hutan kopi. Dan yang perlu diketahui akar pohon kopi bisa menahan longsor selama 20 tahun," tandasnya. [mae]

Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close