Regional

Wilayah Kota Sukabumi Tercatat 142 Kejadian Bencana

Sukabumi, BEDAnews.com

Bertempat di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dr. H.M.N. Hanafie Zain, M.Si membuka secara resmi Sosialisasi Penguatan dan Kesiapsiagaan Daerah Rawan Bencana, di wilayah Kota Sukabumi, belum lama ini.

Dalam sambuatannya, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi menjelaskan, wilayah Kota Sukabumi memiliki karakteristik perpaduan, antara daerah pegunungan wilayah selatan dan dataran rendah wilayah pantai utara, serta memiliki curah hujan yang tinggi, yakni rata-rata 219 mili meter per tahun. Selain itu, juga berada pada jalur gempa tektonik, yang topografinya bergunung-gunung, serta aliran sungai yang pada umumnya bermuara di wilayah pantai utara, yang mengakibatkan di beberapa daerah rawan terjadi bencana banjir, tanah longsor, gempa bumi dan lain-lain.

Dijelaskan pula, dari hasil pemantauan dan pengamatan kebencanaan yang dilakukan oleh BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Sukabumi, tercatat jenis bencana yang dominan terjadi dalam setiap tahun di Kota Sukabumi, yakni ada 4 ancaman jenis bencana. Antara lain banjir genangan, akibat pembangunan infrastruktur kota cukup tinggi, karena belum terintegrasi dengan aksi upaya pengurangan resiko dalam pembangunan, serta tanah longsor yang mengancam pada setiap musim hujan, karena banyak bangunan pada kawasan yang rentan terjadi bencana tanah longsor, seperti daerah aliran sungai dan tebing.

Selanjutnya, puting beliung yang terjadi secara tiba-tiba, kebakaran permukiman dan tempat usaha, serta getaran gempa bumi, karena wilayah Kota Sukabumi berada dipatahan atau sesar Cimandiri.

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi mengungkapkan, pada tahun 2015, di wilayah Kota Sukabumi tercatat ada 142 kejadian bencana, yang terdiri dari 33 kali puting beliung dan tanah longsor atau 23,24 persen, 29 kali kebakaran atau 20,42 persen, 21 kali banjir genangan atau 14,79 persen, serta 3 kali gempa bumi atau 2,11 persen, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp. 22.888.220.000,00. Sedangkan total kerugian akibat bencana pada tahun 2013, di Kota Sukabumi diperkirakan mencapai Rp. 1.327.500.000,00, serta pada tahun 2014 diperkirakan mencapai Rp. 2.512.825.000,00. Untuk itu, upaya optimalisasi pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di Kota Sukabumi sangat diperlukan, terutama kesiapsiagaan diri, keluarga dan komunitas, untuk mengantisipasi ancaman bencana, serta menghindari korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, khususnya di wilayah Kota Sukabumi. (MYS) 

Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close