Hukum

Motor Dirampas, Wartawan Lapor Polisi

Cimahi, BEDAnews

Gara-gara dirampas kendaraan bermotornya, salah seorang wartawan harian nasional melaporkan kejadian tersebut kepada Polresta Cimahi. Kepada BEDAnews, Aceng Nasirin, sang korban menuturkan, pada Rabu (19/12), sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Mahara Martanegara, Kecamatan Cimahi Selatan motor Mio yang dikendarainya. 

Saat itu, dia sedang mengendarai kendaraan roda duanya, tiba-tiba diberhentikan oleh enam orang yang mengaku dari Adira Finance, kemudian melakukan penyitaan kendaraan roda duanya tanpa ada surat tugas. Bahkan saat pengambilan motornya tak memberikan tanda terima apapun.

“Saya disuruh untuk mendatangi kantor Adira finance di Jalan Gadobangkong, untuk pengurusan kendaraan tersebut, namun setelah tiba di Adira Finance, kendaraannya tidak ada,” kata dia.

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata pelaku perampasan bukan merupakan pegawai Adira Finance, melainkan pihak ketiga yang melakukan kerjasama dengan Adira Finance, atas kerugian tersebut dia mengalami kerugian sekitar Rp 10 Juta.

Laporan diterima oleh petugas Satuan Pelayanan Kepolisian (SPK) Polresta Cimahi yang diterima oleh Briptu Saut NT. Sihole, dengan surat bukti lapor nomor 565/XII/2012/JBR/RES/CMI.

Menyikapi hal itu, Ketua Pokja Wartawan Kabupaten Bandung Barat, Eber NHS mengatakan, jika memang yang melakukan perampasan kendaraan roda dua tersebut merupakan pihak ketiga dari Adira Finance Gado Bangkong Kabupaten Bandung Barat, hal itu tak bisa dilakukan begitu saja di jalanan, apalagi tanpa ada tanda terima pengambilan kendaraan.

“Polisi saja tidak pernah berani untuk mengambil STNK milik pengendara, apalagi jika sampai mengambil kendaraan secara paksa oleh enam orang,“ sebutnya. (Bubun M)

Selanjutnya

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close