Regional

Film-Film Yang Beredar Di Lapak, Tak Lewat Sensor

Bandung, BEDAnews

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat UU Rukmana, mengaku merasa kaget atas pernyataan salah seorang anggota Lembaga Sensor Film (LSF) saat beraudiensi dengan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, di Ruang Badan Anggaran DPRD Jawa Barat, Rabu (12/12/12), bahwa film-film yang beredar di lapak tak lewat sensor.

Saya kaget ada pernyataan begitu! Ini perlu diwaspadai dan perlu dicermati dengan pihak kepolisian. Kita bukan mau ikut campur dengan penjualan, tetapi kalau merusak mental bangsa, harus ada solusi,tegas UU Rukmana.

Pernyataan dari anggota LSF itu, lanjut tegas anggota Fraksi Partai Golkar ini, benar-benar akan dicermatinya. “Saya akan laporkan kepada Gubernur supaya Gubernur berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dan minimal apa benar pernyataan itu,” ujarnya.

Dalam audensi yang bertujuan membuka LSF di daerah tersebut, ketua rombongan LSF, Narto Erawan menyebutkan bahwa dari empat fungsi film yang meliputi, Komunikasi, Edukasi, Informasi dan Rekreasi, saat ini lebih menonjol kepada fungsi rekreasinya  saja, sehingga peran film untuk meningkatkan karakter bangsa malah masih sebaliknya menurunkannya.

Sementara mengenai rencana untuk membuka perwakilan LSF, Uu Rukmana menyatakan sangat mendukung, dengan catatan meskipun itu perwakilan dari pusat tetapi harus melibatkan orang daerah. (hermanto)  

Selanjutnya

Related Articles

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close