Ekonomi

Komisi E DPRD Jabar Tindak Lanjuti Aspirasi Buruh Sumedang

Bandung, BEDAnews

Anggota Komisi E DPRD Jawa Barat, Humar Dani menyatakan akan membantu mencari solusi permasalahan yang dihadapi buruh. Bahkan jika perlu, akan terjun langsung ke lapangan mengecek permasalahan yang sebenarnya terjadi.

Hal itu disampaikan Humar Dani saat menerima ratusan buruh dari PT Kahatek Kabupaten Sumedang yang melakukan unjukrasa ke Gedung DPRD Jabar, Senin (10/12) bersama Kongres Aliansi Buruh Indonesia (Kasbi) Kab. Sumedang, yang menuntut agar upah minimum kabupaten (UMK) Sumedang dibayar sebesar Rp 1.408.000.

Menurut Koordinator Unjuk Rasa, Tohari, Bupati Sumedang Don Murdono telah merekomendasikan UMK Kabupaten Sumedang kepada Gubernur Jawa Barat sebesar Rp. 1.408.000. Namun dalam SK Gubernur Jabar yang baru-baru ini dikeluarkan, justru hanya ditetapkan sebesar Rp 1.381.000.

Para buruh yang terdiri dari karyawan pria dan wanita itu membawa sejumlah bendera organisasi buruh dan mendatangi gedung dewan sejak pukul 9.30 wib, dengan menggunakan sepeda motor dan kendaraan roda empat, lengkap dengan peralatan pengeras suara/loud speaker, dengan pengawalan pasukan Dalmas dari Porestabes Bandung.

"Kami menuntut UMK Kabupaten Sumedang disesuaikan dengan rekomendasi yang disampaikan oleh Bupati Sumedang," kata Tohari. Dalam aksinya, para tokoh buruh secara bergantian melakukan orasi di mobil panggung yang mereka sediakan. (Hermanto)  

Selanjutnya

Related Articles

One Comment

  1. Betul Sin herbal pak.beda degnan rokok umum.perbedaan yang paling sederhana,ketika dihisap tidak terasa sesak di dada dan tenggorokan.dan insyaallah masik banyak manfaatnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close