Peristiwa

Gasak Dua Rumah, Perampok Sekap Pembantu

Bandung, BEDAnews

Kawanan perampok menjarah dua rumah di Komplek Pratista Antapani, Senin (3/12) sore. Para pelaku berhasil menggondol sejumlah barang berharga, barang elektronik dan emas dengan kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Di salah satu rumah, bahkan para pelaku menyekap seorang pembantu rumah tangga yang kebetulan memergoki aksi mereka.

Kapolsek Antapani Kompol Iwan Wahyudin melalui Kanit Reskrim AKP Adang KF mengungkapkan, para pelaku menjarah rumah milik Sofyanti di Pratista Barat 9 No. 4 Kelurahan Antapani Kidul Kecamatan Antapani. 

Pelaku masuk rumah setelah mencongkel pintu samping dengan linggis, namun dipergoki oleh pembantu rumah tangga Irma (30). “Pelaku kemudian mengancam hendak membunuh korban bila melawan dan kemudian menyekapnya di dalam kamar,” ujar Iwan kepada wartawan, Senin (3/12).

Setelah menyekap Irma, pelaku kemudian mengobrak-abrik rumah Sofyanti dan berhasil  membawa dua handphone, dua TV LCD, keyboard, dan empat buah cincin seberat 20 gram.

Selama 15 menit pelaku melakukan aksinya sebelum akhirnya kabur. “Setelah pelaku pergi, korban berhasil melepaskan diri dan melapor kepada satpam perumahan,” tambah Iwan lagi.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, diketahui para pelaku yang diduga berjumlah 4 orang itu ternyata telah beraksi di sebuah rumah lain yang terletak hanya 50 meter dari rumah milik Sofyanti.

“Pelaku ternyata lebih dulu beraksi di sebuah rumah di Jalan Pratista Barat 6 No 18 Kelurahan Antapani Kidul Kecamatan Antapani yang kebetulan sedang kosong,” ujar Iwan.

Dari rumah tersebut pelaku berhasil membawa kabur sejumlah barang elektronik seperti CPU computer, PS3 dan televisi. “kami menduga pelakunya sama karena senjata yang digunakan sama yaitu linggis,” imbuh Iwan.

Polisi menduga para pelaku adalah pencuri spesialis rumah kosong yang ditandai dengan lampu luar yang menyala. Saat hendak beraksi kedua kalinya, pelaku menduga rumah Sofyanti kosong karena lampu luar menyala, namun ternyata ada orang didalam rumah.  

Iwan menambahkan, pihaknya telah meminta keterangan enam orang saksi. “Dari keterangan saksi diketahui pelaku menggunakan mobil jenis Grandmax berwarna putih dan salah satu pelaku mengenakan pakaian sejenis safari dan bertubuh tinggi,” pungkasnya. (Lanie)

 

Selanjutnya

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close