Politik

Dua Kandidat Calon Kades Telaga Murni Bekasi Siap Bertarung

Bekasi, BEDAnews

Setelah melalui poses penjaringan bakal calon Kepala Desa, akhirnya panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, kabupaten Bekasi, menetapkan dua kandidat yakni H. Sugandi dan H. Karman untuk bertarung dalam pesta demokrasinya desa yang rencana akan digelar 20 Januari 2013 mendatang.

H. Sugandi yang merupakan calon incumbent, Selasa (27/11) menyatakan pencalonannya kembali dalam pilkades, adalah untuk melanjutkan program kerjanya yang belum tuntas, diantaranya Infrastruktur, Kesehatan dan Pendidikan.

Meski tidak sedikit biaya untuk pendaftaran pilkades karena total anggaran untuk pemilihan memang besar, namun Sugandi mengaku, demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa Telaga Murni, dirinya siap untuk kembali mencalonkan diri sebagai kepala desa.

“Saya juga akan menjadi pemimpin yang amanah dan terhindar dari parktek – praktek KKN. Insya Alloh dengan dua periode saya memimpin, desa Telaga Murni akan menjadi desa yang sejahtera dan lebih maju kedepannya,” katanya berjanji.

Pada kesempatan terpisah, calon Kades lainnya, yaitu H. Karman yang dikenal masyarakat dengan julukan si Pitung, mengungkapkan pula bahwa visi misinya mencalonkan Kepala Desa Telaga Murni, adalah untuk mensejahterakan masyarakat desa, mewujudkan desa Telaga Murni yang transparan, adil dan makmur, juga di setiap dusun akan dibangun Pos – Pos RW dan Posyandu.

“Jika terpilih nanti, saya akan bekerja semaksimal mungkin, sehingga masyarakat dapat benar-benar merasakan pelayanan yang optimal,” kata H. Karman berjanji.

Dikatakannya juga, meski Pemda Kabupaten Bekasi telah menghendaki Desa Telaga Murni menjadi Kelurahan, namun Masyarakat Desa Telaga Murni yang mempunyai hak pilih sekitar 28 ribu, menginginkan desa Telaga Murni tetap menjadi desa bukan kelurahan.

Sementara ketua Pilkades Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, kabupaten Bekasi, Isa Amsori, menyebutkan untuk proses Pilkades yang di perkirakan bakal memakan biaya kurang lebih Rp. 400 juta tersebut, ada bantuan dari Pemda, ujarnya. (M. Joko YP)

Selanjutnya

Related Articles

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close