Hukum

Polisi Bekuk 7 Berandalan Bermotor

Bandung, BEDAnews

Jajaran Kepolisian Sektor Cibeunying Kaler Kota Bandung, Kamis (22/11) membekuk 7 orang kawanan berandalan bermotor yang diduga melakukan penganiayaan, pengeroyokan, pencurian, dan kekerasan di 2 tempat kejadian perkara (TKP).

Akibat peristiwa yang terjadi pada malam Idul Adha itu, 3 orang korban mengalami luka parah dan masih dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS). Selain melukai korbannya, kawanan berandalan bermotor ini merampas barang berharga dan motor korban.

Kawanan berandalan yang dibekuk tersebut adalah Faizal (18) sebagai ketua XTC Parakan Panjang Cimenyan, Nijar (24) asal Cimenyan, dan Adit (17) asal Cimenyan. Selain itu, 4 orang lainnya yang ikut konvoi pada saat kejadian dan menjadi saksi yang juga asal Cimenyan, yaitu Satria (15), Andri (17), Rudi (16), dan Reza (16).

"Setelah kejadian, kami lakukan pengejaran dan pengembangan. Alhamdulillah, sekarang sudah tertangkap semua. Selain barang bukti senjata tajam, kami amankan bendera yang mereka bawa saat kejadian," ujar Kapolsek Cibeunying Kaler Kompol Suhartono didampingi Kanit Reskrim AKP Ahmad Gunawan di Mapolsek Cibeunying Kaleer Jl. Cikutra Barat, Kamis (22/11).

Barang bukti yang diamankan polisi dari kawanan berandalan bermotor ini, antara lain 1 buah senjata tajam jenis samurai, 1 buah sarung senjata tajam jenis badik yang terbuat dari kayu, 1 buah sepeda motor merek Suzuki Shogun D 2956 YU, dan satu buah bendera XTC. Sementara satu barang bukti yang masih dalam pencarian polisi berupa badik. Ketiga pelaku dijerat Pasal 365 dan 170 KUH Pidana dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara. (Lanie)

Selanjutnya

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close