Hukum

Polda Jabar Tahan Pejabat Disdik Jabar

Bandung, BEDAnews

Salah satu pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, DHK ditahan di Mapolda Jabar. DHK tersandung kasus dugaan korupsi pengadaan alat peraga TK dan SD se-Jabar tahun anggaran 2011 senilai Rp. 2,4 miliar dengan kerugian negara Rp 1,5 Miliar. DHK ditahan sejak Selasa (20/11), bersamanya, polisi menahan juga tersangka lainnya, MF yang merupakan pengusaha dalam pengadaan barang tersebut.

Dirkrimsus Polda Jabar Kombes Pol Rusli Hadyaman didampingi Kasubdit III Tipikor Polda Jabar, AKBP Yayat Popon Ruhiyat mengungkapkan, DHK saat ini menjabat sebagai Kabid Pendidikan Menengah dan Tinggi Disdik Jabar.

"Kami menangkap tersangka di kantornya," jelas Rusli kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (21/11/2012).

Rusli menambahkan, terungkapnya kasus tindak pidana korupsi tersebut berawal dari laporan masyarakat. Pihaknya lalu menyelidiki dan mendalaminya. Tersangka dinilai melanggar Perpres 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang jasa pemerintah. DHK pun ditahan guna kepentingan proses penyidikan.

DHK terkait kasus korupsi pengadaan paket alat peraga ini sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK). Rusli menuturkan, DHK diduga melakukan mark up harga atau menaikan harga perkiraan sendiri (HPS). Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ternyata ada kerugian negara. "Kerugiannya mencapai Rp. 1,5 miliar," kata Rusli.

Akibat perkara itu, penyidik menjerat DHK dengan pasal berlapis. DHK melanggar Pasal 2, 3, 12 b UU RI No 20 tahun 2001 junto UU RI No 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi. Ancaman hukumannya minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara serta denda minimal Rp. 200 juta dan maksimal Rp. 1 miliar. Polisi masih melakukan investigasi perkara ini dan tidak menutup kemungkinan, bakal ada tersangka baru. (Lanie

Selanjutnya

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close