Regional

Kementerian PPPA Evaluasi Program PUG, PP dan PA Jabar

Bandung, BEDAnews

Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, melaksanakan pemantauan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG), pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di lima kabupaten kota Jawa Barat yang berada di bawah koordinasi Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Jabar, dalam rangka verifikasi penganugrahan anugrah parahita eka praya, Senin (12/11) bertempat di aula Barat Gedung Sate, Bandung.

Menurut Hj. Netty Heryawan selaku Ketua P2TP2A, kegiatan PUG dan Perencanaan dan Pengganggaran Responsif Gender (PPRG) baik yang didanai oleh APBD maupun APBN bertujuan untuk meningkatkan status, posisi dan kondisi perempuan agar dapat mencapai kemajuan yang setara dengan laki-laki. Selain itu juga untuk membangun anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria dan bertaqwa serta terlindungi.

Dalam kegiatan ini turut Hadir Panitia evaluasi PUG, PP, PA dari Kementerian PPPA, Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, Bupati Cianjur Cecep Muchtar, Ketua BPPKB Jabar, Sri Asmawati Kusumawardani dan Perwakilan BPPKB Kab/kota se-Jabar.

Dikatakan Hj. Netty, usaha sistematis dan terencana untuk mencapai kesetaraan dan keadilan meliputi aspek kondisi (kualitas & kemampuan) atau posisi (kedudukan & peran) laki-laki dan perempuan dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat berbangsa, dan bernegara.

Adapun sasaran PUG, PP dan PA adalah untuk terjaminnya keadilan gender dalam berbagai produk perundangan, program pembangunan dan kebijakan public; Membaiknya angka GDI dan GEM; Menurunnya tindak kekerasan terhadap perempuan.

Arah kebijakan yang diambil, lanjut Ketua P2TP2A ini, untuk memajukan tingkat keterlibatan perempuan dalam proses politik dan jabatan public. Melalui peningkatkan taraf pendidikan dan layanan kesehatan serta program-program lain untuk mempertinggi kualitas hidup dan sumberdaya kaum perempuan; Meningkatkan kampanye anti kekerasan terhadap perempuan; Menyempurnakan perangkat hukum pidana yang lebih lengkap dalam melindungi setiap individu dari kekerasan dalam Rumah tangga; Meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan anak; Memperkuat perempuan dan jaringan PUG dan anak, termasuk ketersediaan data dan peningkatan partisipasi masyarakat.

Sementara itu Kepala Bapeda Jabar Prof. Dr. Ir. Deny Juanda Puradimaja, DEA  mengatakan, Program strategi BPPKB Jabar diantaranya Sosialisasi konsep Gender melalui Multi Media; Pembentukan Fokal point Gender di semua OPD; Sosialiasi PUG dan PPRG bagi aparat dan masyarakat; Penyempurnaan data Gender dan anak. Sedangkan pada bidang PP, meliputi Regulasi Perdagangan Orang (Perda/Pergub/Kepgub/Surat Edaran; KIE (Trafiking, KDRT, Pornografi); Pencegahan dan Penanganan Korban PO bermitra dengan P2TP2A; Rakor Gugus Tugas;  Pemulangan Korban; Pemberdayaan.

Lebih lanjut Denny mengatakan, pada bidang Kesejahteraan dan perlindungan anak diantaranya Kongres anak Indonesia; Forum anak Nasional; Forum anak daerah se Jabar; Hari anak Nasional.

Sementara pada bidang perlindungan anak yaitu pembentukan kota layak anak; pelatihan pendamping dan perlindungan perempuan dan anak; bantuan social pembentukan KLA; pelatihan guru BP mengenai perlindungan anak di lingkungan pendidikan, paparnya. (hermanto)

Selanjutnya

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close