Politik

Nasdem Cimahi Prihatin Nasib Kaum Buruh

Cimahi, BEDAnews

Kaum buruh masih dianggap marjinal oleh partai politik di Indonesia padahal potensinya sangat besar bagi parpol sebab, mayoritas pemilih berasal dari kaum buruh.

“Dalam setiap pesta demokrasi kaum buruh selalu jadi andalan sejumlah parpol karena mereka merupakan pemilih terbesar, namun faktanya mereka seringkali harus bersusah payah untuk memperjuangkan hak-haknya,” kata Ketua DPD Partai Nasdem Kota Cimahi Asep Taryana, saat peresmian sekretariat Dewan Pimpinan Ranting Partai Nasdem Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Minggu (11/11).

Selama ini, kata Asep, setiap kali akan diberlakukan Upah Minimum Kota (UMK) tuntutan soal upah ini seringkali harus dilakukan melalui aksi unjukrasa buruh, hanya sekedar menaikan nilai upah mereka, padahal jika ada sikap transparan dari para pengusaha, para buruh tidak akan melakukan aksinya hanya untuk memperjuangkan upah.

Para pengusaha tak setiap hari rugi, dan tidak juga tiap hari untung. Jika para pengusaha bisa melakukan komunikasi dengan para buruh, maka persoalan upah tak akan terjadi gejolak.

“Pengusaha seharusnya melakukan komunikasi dengan para buruh tentang kondisi perusahaannya, sehingga para buruh pun akan megerti kondisi di perusahaan dan mereka pun tak akan menuntut upah yang tak sesuai dengan kondisi di perusahaan, harusnya para buruh dijadikan asset oleh pengusaha, tak hanya dibutuhkan tenaga dan pikirannya saja,” ungkapnya.

Untuk menata permasalahan kaum buruh, Partai Nasdem sudah membentuk wadah Gerakan Massa Buruh (Gemuruh) serta Badan Advokasi Hukum (BAHU) untuk mengantisipasi persoalan persoalan ketenaga kerjaan.

Gemuruh dibuat untuk melakukan mediasi antara pengusaha, buruh dan pemerintah diluar jalur resmi yang sudah ada. Organisasi sayap Partai Nasdem ini dibentuk bukan sebagai serikat buruh atau serikat pekerja, namun bertugas melakukan penyelesaian persoalan ketenaga kerjaan. Sedangkan advokasinya dilakukan oleh Badan Hukum Partai Nasdem.

Hal senada disampaikan Ketua DPC Partai Nasdem Kecamatan Cimahi Selatan, Iming Vertikal. Gemuruh akan melakukan gerakan perubahan dalam system ketenaga kerjaan, khususnya dalam memperjuangkan hak-hak kaum buruh. Kota Cimahi, khususnya Cimahi Selatan sebagai basis industry memiliki karakteristik yang khas dengan persoalan buruh.

“Kami sangat prihatin dengan nasib kaum buruh di Kota Cimahi, hanya untuk memperjuangkan kenaikan upah saja, mereka harus berjalan kaki berkilo meter menuju gedung DPRD atau Kantor Pemkot Cimahi, sementara di lain pihak para wakil rakyat dengan dana APBD menikmati penghasilan yang begitu besar, untuk reses saja mereka menghabiskan anggaran Rp. 1,6 Miliar hal itu ada ketimpangan keadilan,“ ucap dia.

Sementara itu, Ketua DPRt Partai Nasdem Kelurahan Leuwigajah Aip Sopandi bertekad partai di daerahnya akan berusaha untuk lebih eksis dan berkembang memperjuangkan kondisi wilayahnya. Dukungan kaum muda di Partai Nasdem akan menjadi modal yang cukup potensial untuk membangun daerah.

“Kami ingin masyarakat di wilayah kami ini mendapatkan pelayanan yang baik dalam berbagai hal baik infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan perekonomian, karenanya kami akan mendorong supaya kader Nasdem bisa menduduki kursi legislative, sehingga akan mewarnai kebijakan di pemerintahan,” tandasnya. (Bubun)

Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close