Hukum

Utep Jadi Tersangka Pengrusakan Mesjid Ahmadiyah

Bandung, BEDAnews

Polrestabes Bandung menetapkan M. Asep Abdurahman alias Utep sebagai tersangka perusakan Masjid Ahmadiyah, An-Nasir 1948, Jalan Haji Sapari, Kota Bandung, yang terjadi pada Kamis malam, 25 Oktober lalu. Perusakan dilakukan agar warga Ahmadiyah Bandung Kulon tak melaksanakan kegiatan acara Hari Raya Idul Adha.

"Ya Utep sudah kami tetapkan sebagai tersangka perusakan masjid dan sudah ditahan sejak semalam (Sabtu, 27/10/12)," jelas Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung, Ajun Komisaris Besar Widjonarko kepada wartawan (28/12/12).

Utep ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi memeriksa lebih dari lima saksi dan mengumpulkan barang bukti perusakan An-Nasir. “Saat ini kami masih mengembangkan hasil pemeriksaan tersebut dan bukan tidak mungkin jumlah tersangka akan bertambah,” papar Widjonarko lagi.

Sebelumnya, sejumlah anggota FPI Bandung Raya menggeruduk Masjid An-Nasir yang terletak di Kecamatan Astana Anyar itu sekitar pukul 21.00 WIB Kamis (26/10/12) malam. Mereka memaksa agar jemaah An-Nasir tak melakukan kegiatan keagamaan Ahmadiyah di masjid itu, termasuk kegiatan Idul Adha.

Dalam peristiwa itu, Utep yang mengklaim sebagai Wali Laskar FPI Bandung Raya merusak kaca jendela salah satu kantor di bagian depan An-Nasir hingga porak-poranda. Tak cuma itu, menurut kesaksian pihak Ahmadiyah, FPI juga merusak beberapa bagian jeruji pintu gerbang dan lampu masjid.

Saat perusakan terjadi, 12 orang jemaah Ahmadi yang ada di dalam masjid, termasuk lima wanita, tak melakukan perlawanan. (Lanie)

Selanjutnya

Related Articles

3 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close