Nasional

Dalam Lima Bulan 100 Polisi Dipecat

Bandung, BEDAnews

Sejak Januari hingga awal Oktober 2012, tercatat lebih dari 100 anggota Kepolisian Republik Indonesia dipecat. Anggota yang mayoritas golongan bintara itu dipecat karena melanggar kode etik.

Demikian diungkapkan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Nanan Soekarna, di Hotel Grand Royal Panghegar, Kota Bandung seusai membuka seminar bertajuk Perbandingan Pengelolaan Security Profesional di Indonesia dan Malaysia, Kamis (4/10/12).

“Anggota yang dipecat di antaranya adalah polisi bermasalah dalam hal afektif, yaitu tingkah laku dan ketaatan pada hukum. Sedangkan aspek kognitif atau kepintaran, tidak menjadi alasan pemecatan seorang anggota,” ujarnya.

Dijelaskan Nanan, tidak ada polisi yang dipecat karena bodoh. “Ini bukan masalah kognitif, tetapi afektif. Seperti anggota yang terjerat kasus narkoba, kemudian anggota yang seharusnya melindungi malah memeras, dan masalah kelakuan dan aspek emosional lainnya," ungkapnya.

Nanan menjelaskan, mereka yang tersandung masalah dan dipecat mayoritas dari golongan Bintara. Dirinya menduga, hal itu disebabkan dengan minimnya waktu pendidikan, sehingga muncul oknum-oknum polisi.

Nanan juga mengakui, tugas mengubah pola pikir seseorang ketika menjadi anggota Polri bukanlah hal mudah. Selain diperlukan waktu, juga pemahaman serta keseriusan orang itu sendiri.

"Kebanyakan yang tersandung kasus itu Bintara. Sekitar 80 persen anggota Polri ya Bintara. Untuk masuk Kepolisian, mereka hanya menjalani pendidikan selama tujuh bulan. Ini tugas berat buat Polri. Maksudnya harus mengubah mindset orang yang rata-rata berusia 17 tahun, yang hanya dalam waktu tujuh bulan pendidikannya," ujarnya.

Untuk itu dirinya berharap, masyarakat tidak terlalu memojokkan Polri dengan kasus tersebut. Menurut dia, polisi hanya manusia biasa yang dapat melakukan kesalahan seraya menambahkan, setiap tahunnya tercatat 300 hingga 500 anggota Polri yang dipecat. (Lanie)

Selanjutnya

Related Articles

3 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close